Ya dulu benar, dulu saya adalah seorang perokok berat. Saya bisa menghabiskan 1 - 2 bungkus roko marllboro merah dalam sehari.Jadi jika dihitung secara matematis setiap 15 menit sekali saya menghisap roko dalam sehari.
Belum lagi saya menghisap roko semenjak duduk di kelas 2 Smp, jadi jika digabungkan berapa batang rokok yang telah saya hisap selama ini, berapa juta rupiah yang saya hamburkan untuk membeli barang yang meracuni paru-paru itu?
Kebanyakan orang-orang yang perokok menganut paham Dualisme, yaitu paham yang menggap pikiran dan fisik adalah hal yang berbeda dan tidak berkaitan satu sama lain.Ya istilah Dualisme itu saya dapat dalam pelajaran CB (character building) di Kampus.
Orang-orang yang disekitar saya seperti ibu, sahabat dan mantan saya sempat menanyakan pertanyaan seperti ini : "emang apa sih untunya ngeroko?" . Itu adalah pertanyaan mati bagi peroko paling-paling mereka hanya bilang , "buat ngilangin ngantuk" , "buat ngilangin bosen" , "ya ini kan udah lifestyle". Sementara para peroko itu pasti sudah tau apa efek negatif yang ditimbulkan dari meroko.
Berikut adalah sedikit info tentang bahaya meroko :
Racun pada Rokok
Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
* Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
* Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
* Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Efek Racun
Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):
* 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan
* 4x menderita kanker esophagus
* 2x kanker kandung kemih
* 2x serangan jantung
Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.
Batas Aman
Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama.
Sampai hari ini saya bersyukur bisa berhenti meroko,atau setidaknya bisa mengendalikan keinginan untuk merokok.Komentar teman-teman saya setelah berhenti meroko "wah hebatnya bisa berhenti" , "Kok lo berenti ngeroko mi knp?" , " ajarin gw donk caranya" dll.
Sebenarnya sangat mudah untuk berhenti merokok atau mengendalikan keingingan untuk merokok.Cobalah mengsugestikan diri anda sendiri bahwa merokok itu merusak kesehatan dan berbahaya. Saya berhenti rokok dengan cara seperti itu , yaitu meyakinkan diri sendiri bahwa merokok itu tidak ada gunanya?
Coba anda pikirkan , hal positif apa yang anda dapatkan merokok.Memang perlu keberanian untuk memulai "benci" pada rokok (bagi yang tadinya perokok).Tapi setidaknya caranya ini jitu untuk membuat saya berhenti merokok.
Dukungan moral dari orang-orang disekitar juga sangat penting , seperti sahabat dan orang tua.Itu akan memperkuat tekat kita atau setidaknya saya untuk berhenti merokok pada waktu itu.
So buat yang masih ngerokok...
- Coba anda pikirkan dan beri saya jawaban hal "POSITIF" apa yang anda dapatkan dari rokok?
- Berapa uang yang sudah anda keluarkan untuk merokok sampai saat ini?
- Pikirkan orang-orang disekitar anda yang menjadi "korban" asap rokok anda !
- Penyakit apa saja yang menghantui para perokok setiap saat?
0 comments:
Post a Comment